Lebih besar tidak selalu lebih baik, dan apa yang kurang dari SLM dalam hal ukuran, dapat ditebus melalui keunggulan ini:
Aksesibilitas: Para peneliti, pengembang AI, dan individu lainnya dapat menjelajahi dan bereksperimen dengan model bahasa tanpa harus berinvestasi pada beberapa GPU (unit pemrosesan grafis) atau peralatan lainnya.
Efisiensi: Rampingnya SLM membuatnya kurang membutuhkan banyak sumber daya, sehingga memungkinkan pelatihan dan penerapan yang cepat.
Kinerja yang efektif: Efisiensi ini tidak mengorbankan kinerja. Model kecil dapat memiliki kinerja yang sebanding atau bahkan lebih baik daripada model besar yang setara. Misalnya, GPT-4o mini melampaui GPT-3.5 Turbo dalam pemahaman bahasa, menjawab pertanyaan, penalaran, penalaran matematika, dan pembuatan kode tolok ukur LLM .10 Kinerja GPT-4o mini juga mendekati saudaranya yang lebih besar, GPT-4o.10
Kontrol privasi dan keamanan yang lebih baik: Karena ukurannya yang lebih kecil, SLM dapat diterapkan di lingkungan komputasi cloud pribadi atau di lokasi, sehingga memungkinkan perlindungan data yang lebih baik serta manajemen dan mitigasi ancaman keamanan siber yang lebih baik. Ini bisa sangat berharga untuk sejumlah sektor seperti keuangan atau perawatan kesehatan di mana privasi dan keamanan sangat penting.
Latensi yang lebih rendah: Parameter yang lebih sedikit berarti waktu pemrosesan yang lebih singkat, sehingga memungkinkan SLM merespons dengan cepat. Sebagai contoh, Granite 3.0 1B-A400M dan Granite 3.0 3B-A800M memiliki jumlah parameter total masing-masing 1 miliar dan 3 miliar, sedangkan jumlah parameter aktifnya pada saat inferensi adalah 400 juta untuk model 1B dan 800 juta untuk model 3B. Hal ini memungkinkan kedua SLM untuk meminimalkan latensi sekaligus memberikan kinerja inferensi yang tinggi.
Lebih ramah lingkungan: Karena membutuhkan lebih sedikit sumber daya komputasi, model bahasa kecil mengonsumsi lebih sedikit energi, sehingga mengurangi jejak karbonnya.
Pengurangan biaya: Organisasi dapat menghemat biaya pengembangan, infrastruktur, dan operasional—seperti memperoleh data pelatihan berkualitas tinggi dalam jumlah besar dan menggunakan perangkat keras canggih—yang seharusnya diperlukan untuk menjalankan model besar.