Dengan menggunakan arsitektur berbasis grafik, LangGraph memungkinkan pengguna untuk menskalakan alur kerja kecerdasan buatan tanpa memperlambat atau mengorbankan efisiensi. LangGraph menggunakan pengambilan keputusan yang ditingkatkan dengan memodelkan hubungan kompleks antara node, yang berarti menggunakan agen AI untuk menganalisis tindakan dan masukan masa lalu mereka. Dalam dunia LLM, proses ini disebut sebagai refleksi.
Peningkatan pengambilan keputusan: Dengan memodelkan hubungan kompleks antara node, LangGraph menyediakan kerangka kerja untuk membangun sistem pengambilan keputusan yang lebih efektif.
Peningkatan fleksibilitas: Sifat sumber terbuka dan desain modular bagi pengembang untuk mengintegrasikan komponen baru dan menyesuaikan alur kerja yang ada.
Alur kerja multiagen: Tugas kompleks dapat ditangani melalui alur kerja multiagen. Pendekatan ini melibatkan pembuatan agen LangChain khusus untuk tugas atau domain tertentu. Pengalihan tugas ke agen LangChain yang sesuai memungkinkan eksekusi paralel dan penanganan beban kerja yang beragam secara efisien. Arsitektur jaringan multiagen semacam itu mencontohkan koordinasi otomatisasi agen yang terdesentralisasi.
Contoh yang bagus, dibuat oleh Joao Moura, menggunakan CreWai dengan LangChain dan LangGraph. Memeriksa email dan membuat draf dilakukan secara otomatis dengan CrewAI mengatur agen AI otonom, memungkinkan mereka untuk berkolaborasi dan menjalankan tugas kompleks secara efisien.