Cadangan hybrid cloud adalah pendekatan terpadu yang menggabungkan on premises dan infrastruktur cloud untuk melindungi data penting bisnis.
Ini memungkinkan perusahaan untuk menskalakan infrastruktur cadangan mereka secara efisien, menjaga data penting on premises untuk pemulihan cepat sambil menggunakan penyimpanan cloud untuk penyimpanan arsip yang hemat biaya dan pemulihan bencana.
Dengan mengoptimalkan kinerja, biaya, dan keamanan di seluruh beban kerja berbasis lokal dan cloud, cadangan hybrid cloud telah menjadi bagian penting dari strategi keberlangsungan bisnis dan pemulihan bencana (BCDR). Pendekatan ini melindungi informasi penting dari kehilangan dan kerusakan sekaligus melindungi data dari ransomware dan ancaman keamanan siber lainnya.
Secara keseluruhan, cadangan hybrid cloud membantu mencegah hilangnya data yang dapat merugikan pendapatan bisnis kecil dan perusahaan besar yang signifikan dan merusak reputasi mereka. Contoh penggunaan untuk cadangan hybrid cloud mencakup organisasi perawatan kesehatan, keuangan, manufaktur, dan retail yang menggunakannya untuk mendukung ketahanan dan memenuhi berbagai persyaratan bisnis.
Tetap terinformasi tentang tren industri yang paling penting—dan menarik—tentang AI, otomatisasi, data, dan di luarnya dengan buletin Think. Lihat Pernyataan Privasi IBM®.
Cadangan hybrid cloud terkait erat dengan penyimpanan hybrid cloud, tetapi ada perbedaan yang signifikan antara kedua teknologi tersebut.
Penyimpanan hybrid cloud menggabungkan cloud publik dan penyimpanan on premises, memungkinkan transfer data yang mulus antara lingkungan ini. Cloud dan solusi penyimpanan penyedia lainnya menawarkan fleksibilitas dan optimalisasi biaya dari infrastruktur hybrid cloud terpadu kepada organisasi.
Cadangan hybrid cloud backup berfokus pada pembuatan cadangan data untuk cadangan dan pemulihan bencana. Ini bergantung pada situs lokal dan solusi cadangan seperti penyimpanan terpasang jaringan (NAS) untuk kecepatan dan pemulihan data yang cepat, dan menggunakan lingkungan cloud untuk redundansi dan stabilitas di luar lokasi.
Menurut laporan dari Fortune Business Insights, pasar penyimpanan data global diperkirakan akan meningkat tiga kali lipat pada tahun 2032.1 Hal ini membuat organisasi menghadapi tekanan yang meningkat untuk melindungi volume data yang terus meningkat tanpa mengorbankan kinerja. Pencadangan hybrid cloud memenuhi tantangan ini dengan mengizinkan organisasi untuk menskalakan infrastruktur cadangan mereka secara efisien. Proses ini menyimpan data penting on premises untuk pemulihan cepat sambil memanfaatkan penyimpanan cloud untuk retensi jangka panjang yang hemat biaya dan pemulihan bencana.
Cadangan hybrid cloud mencakup beberapa proses dan komponen penting. Berikut adalah perincian umum dari siklus hidupnya:
Berikut adalah beberapa manfaat utama menggunakan cadangan hybrid cloud:
Untuk meningkatkan lingkungan cadangan hybrid cloud, organisasi harus mempertimbangkan komponen strategis tertentu untuk memenuhi kebutuhan bisnis mereka.
Organisasi dapat memilih di antara opsi pengiriman layanan cloud yang berbeda untuk solusi cadangan mereka, termasuk platform perangkat lunak sebagai layanan (SaaS) dan solusi on premises cadangan dan pemulihan. Opsi pencadangan dan pemulihan SaaS (misalnya, Veeam, IBM Storage Protect Plus, Commvault) menawarkan manajemen yang disederhanakan, pembaruan otomatis, dan pengurangan overhead TI.
Solusi on premises dan cloud pribadi memberikan kontrol yang lebih besar atas infrastruktur cadangan dan sering dibutuhkan oleh organisasi dengan kebutuhan tata kelola data yang ketat. Banyak perusahaan mengadopsi pendekatan manajemen data hybrid cloud yang mengintegrasikan kedua model tersebut.
Penyimpanan yang tidak dapat diubah mencegah data cadangan diubah atau dihapus untuk jangka waktu tertentu, menciptakan cadangan yang tidak dapat diubah yang melindungi dari ransomware dan kerusakan data.
Organisasi harus menyeimbangkan persyaratan kepatuhan, kebutuhan pemulihan, dan biaya penyimpanan saat menetapkan kebijakan retensi di seluruh lingkungan on premises dan cloud.
Menurut laporan tahun 2025 dari Flexera, organisasi, rata-rata, menghambur-hamburkan sekitar 32% dari pengeluaran cloud mereka.2 Baik beroperasi sebagai perusahaan global besar atau bisnis kecil hingga menengah (SMB), penting untuk meninjau perjanjian tingkat layanan (SLA) dengan cermat dari vendor perangkat lunak cadangan dan penyedia penyimpanan cloud.
Kriteria SLA penting termasuk model harga, jaminan ketersediaan (waktu aktif/waktu henti), langkah-langkah keamanan, dan sertifikasi. UKM sering memilih penyimpanan cloud hemat biaya dengan penskalaan fleksibel, sedangkan perusahaan besar biasanya membutuhkan SLA yang lebih komprehensif dan dukungan khusus.
Pengujian rutin memverifikasi perlindungan data di seluruh lingkungan cadangan hybrid cloud. Organisasi harus melaksanakan prosedur validasi cadangan terjadwal, melakukan simulasi uji pemulihan bencana dan memverifikasi integritas data melalui proses otomatis.
Ini mendukung ketahanan dan keberlangsungan bisnis dengan memastikan bahwa sistem cadangan dapat berhasil memulihkan data saat dibutuhkan.
Cadangan hybrid cloud terus mengimbangi kemajuan teknologi terbaru.
Kecerdasan buatan (AI) dan machine learning (ML) mengubah cadangan hybrid cloud dengan meningkatkan deteksi ancaman, mengotomatiskan respons, dan mendukung analisis prediktif.
Algoritme ML mengidentifikasi anomali dalam aliran data cadangan yang mungkin mengindikasikan ancaman siber, seperti ransomware atau korupsi. Otomatisasi yang didukung AImengoptimalkan jadwal cadangan, menjaga integritas data, dan mengurangi intervensi manual.
Organisasi dengan operasi terdistribusi (misalnya, toko retail, fasilitas manufaktur, lokasi kantor jarak jauh) dapat menyimpan salinan cadangan di edge sambil menyinkronkan data kritis ke penyimpanan cloud terpusat untuk retensi yang diperpanjang dan pemulihan bencana.
Solusi cadangan hybrid cloud berkembang menuju lingkungan multicloud yang mendistribusikan data cadangan di lebih dari satu penyedia cloud. Strategi ini mengurangi vendor lock-in dan meningkatkan ketahanan bencana melalui beberapa lokasi geografis.
Ini juga memungkinkan pengoptimalan biaya karena organisasi dapat memilih strategi penyimpanan yang paling ekonomis untuk memenuhi kebutuhan mereka.
1 Data Storage Market Size, Share & Industry Analysis, Fortune Business Insights, 15 Desember 2025.
2 State of the Cloud Report, Flexera, 2025.