Apa itu komputasi sebagai layanan (CaaS)?

Seorang pria duduk di depan komputer sedang melakukan panggilan video

Penyusun

Phill Powell

Staff Writer

IBM Think

Ian Smalley

Staff Editor

IBM Think

Apa itu komputasi sebagai layanan (CaaS)?

Komputasi sebagai layanan (CaaS) adalah model bisnis bayar per penggunaan yang memungkinkan organisasi memilih sumber daya cloud sesuai permintaan. Berdasarkan infrastruktur cloud, CaaS memungkinkan alat dan sumber daya komputasi memproses data dan menjalankan aplikasi.

Layanan CaaS terkadang juga disebut sebagai infrastruktur sebagai layanan (IaaS).

Pertama, mari perjelas istilah kita. Beberapa hal mungkin membingungkan, terutama karena CaaS sering disebut sebagai IaaS, dan komputasi sebagai layanan memiliki singkatan yang sama dengan kontainer sebagai layanan.

Sementara CaaS dan IaaS memungkinkan calon pengguna untuk meminta dan menyediakan sumber daya komputasi, istilah CaaS sering digunakan untuk lebih fokus pada daya pemrosesan dan fleksibilitas yang dapat disediakan layanan tersebut. IaaS kerap digunakan untuk menggambarkan infrastruktur yang mendasarinya secara penuh.

“Komputasi” adalah frasa umum yang mencakup semua jenis komponen yang diperlukan untuk menjalankan program. Ini termasuk daya pemrosesan, memori, kemampuan jaringan, dan berbagai sumber daya penyimpanan.

Saat membahas layanan komputasi, umumnya kita berbicara tentang:

  • Kontainer: Kontainer adalah jenis sumber daya komputasi yang digunakan dengan layanan komputasi.
  • Mesin virtual: Mesin virtual (VM) adalah jenis perangkat lunak yang meniru komputer fisik dan memungkinkan pengguna menjalankan program dan sistem operasi dalam lingkungan pribadi.
  • Komputasi nirserver: Fungsi komputasi nirserver adalah konfigurasi komputasi cloud tempat penyedia layanan cloud mengelola layanan dan mengawasi infrastrukturnya, dan layanan ini menjalankan fungsi seperti penyediaan sumber daya dan penskalaan otomatis.

Bagaimana cara kerja komputasi sebagai layanan (CaaS)?

Komputasi sebagai layanan (CaaS) sangat mengandalkan konsep virtualisasi, yang memungkinkan komputer membuat lingkungan virtual. Dengan teknologi virtualisasi, organisasi dapat mengakses daya komputasi secara hemat biaya dan fleksibel, sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk infrastruktur yang mungkin diperlukan.

Peran penyedia cloud sangat penting bagi operasi CaaS. Penyedia cloud bertugas memasok daya komputasi yang diperlukan, mengelola memori, dan menyediakan layanan-layanan utama lainnya.

Peran pengguna dalam skema penyewaan ini jauh lebih sederhana: mendaftar, menggunakan layanan, dan membayar sumber daya seperti virtual server, daya pemrosesan, dan penyimpanan sesuai permintaan. Manfaat yang paling jelas bagi pengguna adalah kenyamanan ekstra dan ketenangan pikiran karena mengetahui penggunaan CaaS mereka dikelola dengan cara yang paling hemat biaya.

Fungsi CaaS dalam tiga langkah:

  1. Pembuatan dan input permintaan: Pengguna memulai proses permintaan di antarmuka penyedia cloud dengan mengetikkan perintah teks di Command Line Interface (CLI). Di sinilah permintaan dibuat untuk mengakses jumlah daya komputasi yang ditentukan. CaaS menggunakan Sistem Nama Domain (DNS) yang memudahkan pengguna mengakses layanan cloud tanpa harus mengingat alamat IP yang rumit.
  2. Alokasi sumber daya: Setelah menerima permintaan, penyedia cloud merespons dengan memanfaatkan pasokan asetnya untuk memigrasikan sumber daya virtual yang diperlukan—termasuk inti CPU, RAM, dan penyimpanan, yang didukung dengan penggunaan solid-state drive (SSD). Registri kontainer berfungsi sebagai pusat penyimpanan dan distribusi untuk gambar kontainer, yang merupakan elemen utama dalam penerapan aplikasi di CaaS.
  3. Peluncuran fungsi: Pengguna dapat terhubung ke mesin virtual yang dialokasikan untuk tujuan pengguna melalui koneksi jaringan. Sekarang pengguna dapat menjalankan berbagai aplikasi, dibantu oleh antarmuka pemrograman aplikasi (API) yang berfungsi sebagai jembatan antara aplikasi. Selanjutnya, backend dapat dioperasikan, sehingga pengguna dapat menyerahkan manajemen sisi server aplikasi kepada infrastruktur cloud.
Akademi AI

Mencapai kesiapan AI dengan hybrid cloud

Dipandu oleh pemimpin terkemuka IBM, kurikulum dirancang untuk membantu pemimpin bisnis dalam mendapatkan pengetahuan yang diperlukan demi memprioritaskan investasi AI untuk mendorong pertumbuhan.

Perusahaan mana yang paling sesuai untuk CaaS?

Ketika menganalisis jenis organisasi yang mungkin mendapatkan manfaat optimal dari operasi CaaS, kita cenderung menemukan beberapa karakteristik yang merupakan variasi pada tema yang sama. Perusahaan yang kemungkinan besar memperoleh manfaat optimal dari CaaS antara lain adalah organisasi yang:

  • Tidak ingin mengeluarkan dana investasi besar di muka untuk infrastruktur
  • Ingin menghindari biaya tenaga kerja ekstra yang berhubungan dengan pengelolaan infrastruktur perangkat keras
  • Tidak dalam situasi genting untuk mempertahankan keamanan perusahaan online-nya
  • Memerlukan perubahan skalabilitas yang cepat untuk mengantisipasi periode penggunaan puncak
  • Mengalami perubahan tingkat permintaan daya komputasi

Jika kita mengombinasikan semua kondisi tersebut, potret gabungan yang muncul menunjukkan sebuah perusahaan—layaknya sebagian besar organisasi—yang menghadapi beragam isu. Organisasi ini cukup besar untuk memiliki masalah layaknya suatu “perusahaan besar”, tetapi mungkin tidak memiliki anggaran atau tenaga kerja yang memadai untuk menangani kebutuhan tersebut dengan cara yang penuh komitmen.

Bahkan mungkin ada kecurigaan di dalam perusahaan bahwa staf TI mungkin tidak sepenuhnya siap menghadapi tantangan untuk menjaga keamanan perusahaan dan aset intelektualnya. Selain itu, meskipun ingin menghindari investasi skala besar, perusahaan masih menginginkan dan membutuhkan kelincahan sistem besar yang dapat menyesuaikan skala dengan cepat dalam orkestrasi yang sempurna dengan kebutuhan pemrosesan sesaat.

Jadi, sebagai kesimpulan, perusahaan yang mungkin paling cocok untuk menggunakan CaaS adalah perusahaan yang mungkin memiliki anggaran terbatas hingga moderat, tetapi masih membutuhkan manfaat pemrosesan yang biasanya dinikmati oleh organisasi yang lebih besar.

Manfaat CaaS

Komputasi sebagai layanan (CaaS) adalah konsep yang sangat selaras dengan pola penggunaan konsumen modern yang mengutamakan kenyamanan, fleksibilitas, dan keterjangkauan. Hal ini mirip dengan penyewaan mobil jangka panjang, yang saat ini mencakup sekitar 20% dari kepemilikan mobil di AS.1 Pengguna CaaS juga berupaya menghindari biaya investasi yang cukup besar untuk membeli peralatan.

Selain itu, pertimbangkan juga banyaknya paket ponsel yang mengumbar fakta bahwa mereka tidak memberlakukan kontrak jangka panjang sebagai bagian dari perjanjian layanan. CaaS menerapkan pendekatan tanpa ikatan yang serupa—Anda dapat menggunakan sumber daya yang dibutuhkan, hanya selama Anda membutuhkannya.

Berikut adalah manfaat utama dari penggunaan CaaS.

Investasi lebih rendah

Pertimbangan biaya sering menjadi prioritas utama bagi bisnis. Hal ini membuat prospek CaaS tampak seperti pilihan yang masuk akal dan hemat biaya bagi banyak organisasi. Perusahaan-perusahaan ini tidak hanya menghindari pembelian peralatan yang mahal, tetapi juga menghemat biaya di masa depan yang terkait dengan pemeliharaan peralatan tersebut, yang bisa jadi cukup besar. Perusahaan semacam ini juga menghemat biaya tenaga kerja yang relevan.

Peningkatan keamanan

CaaS menawarkan platform terpusat dan protokol keamanan canggih seperti kontrol akses, enkripsi data, deteksi intrusi, dan penambalan yang dicapai melalui otomatisasi. CaaS sangat sesuai bagi perusahaan yang ingin memperkuat postur keamanan, tetapi kekurangan sumber daya dan tenaga kerja untuk melaksanakan tugas berat semacam ini. CaaS dapat membatasi kerentanan dan membantu mencegah kehilangan data.

Dapat diskalakan sepenuhnya

Banyak organisasi terus-menerus menerka jumlah layanan, dan akhirnya menemukan bahwa jumlah yang benar-benar dibutuhkan ternyata kurang dari atau melebihi dari jumlah yang tersedia. CaaS dapat membantu perusahaan mencegah layanan penyediaan yang berlebihan, membantu memastikan mereka mendapatkan apa yang mereka butuhkan. Dan jika bisnis benar-benar berubah, CaaS memberikan fleksibilitas agar mudah melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan.

Kekurangan CaaS

Kenyamanan tambahan dari penggunaan CaaS, berkat pengalihan semua tanggung jawab manajerial dari operasi lokal ke layanan terkelola yang ditawarkan oleh penyedia layanan komputasi cloud, sering kali membawa konsekuensi dan beberapa potensi risiko yang cukup signifikan.

Ketergantungan pada penyedia

Meskipun pendekatan berorientasi CaaS masuk akal bagi banyak organisasi, semua perusahaan yang memilihnya harus menyadari bahwa mereka tidak dapat mempertahankan kontrol atau fleksibilitas atas proses tersebut seperti dahulu saat mereka menangani pengelolaan proses tersebut. Misalnya, pengguna memegang lebih sedikit kontrol atas infrastruktur yang mereka gunakan, dengan lebih sedikit opsi konfigurasi dan cara penyesuaian untuk penggunaan spesifik mereka.

Pemberlakuan penalti penggunaan

Seperti yang diketahui oleh siapa pun yang pernah menggunakan langganan berbayar, selalu ada potensi biaya khusus dan biaya lain yang harus Anda pertimbangkan, sebaiknya sebelum Anda mendaftar. Kasus CaaS tidak berbeda. Perusahaan mendaftar untuk menerima layanan ini berdasarkan estimasi harganya sendiri terkait kebutuhan layanan yang akan datang. Namun, jika penggunaan perusahaan tersebut melampaui batas yang diproyeksikan, ada kemungkinan penalti besar akan diterapkan untuk lonjakan penggunaan.

Ketergantungan tunggal pada internet

Segala sesuatu di CaaS terjadi secara online, di situs penyedia layanan. Oleh karena itu, pengguna harus selalu menyediakan koneksi internet yang memadai. Lebih jauh, pengguna mungkin mengalami masalah latensi yang memengaruhi penyedia tersebut. Demikian juga, jika penyedia mengalami pemadaman atau masalah teknis, pengguna kemungkinan juga akan mengalami gangguan layanan. Dalam kedua kasus ini, pengguna mungkin mengalami kesulitan dan penundaan ketika mencoba mengakses data perusahaan.

Potensi paparan keamanan

Setiap kali perusahaan menyimpan datanya di server jarak jauh, ada risiko peningkatan kerentanan. Beberapa kasus pelanggaran keamanan yang populer telah menunjukkan bahwa penyedia layanan mungkin telah berusaha meningkatkan langkah-langkah keamanan dan menciptakan lingkungan tepercaya, tetapi itu tidak membuat mereka kebal terhadap ancaman siber. Beberapa peretas secara khusus menyasar penyedia layanan besar dan tepercaya, antara lain untuk meningkatkan popularitasnya dalam dunia kejahatan.

Kompatibilitas dan kepatuhan

CaaS menawarkan semua kepraktisan. Jadi, Anda mungkin berpikir akan mudah untuk beralih ke penyedia cloud lain. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian. Transfer data sering menjadi masalah saat Anda memindahkan aset data dari satu platform ke platform lainnya. Hal ini dapat menciptakan keadaan vendor lock-in, yaitu situasi ketika pengguna mengalami ketergantungan terhadap satu penyedia. Ada pula masalah kepatuhan yang memengaruhi kontrol data dalam berbagai industri yang berurusan dengan informasi pribadi. Perusahaan semacam ini mungkin membutuhkan tingkat keamanan lebih tinggi daripada yang disediakan cloud publik.

Contoh penggunaan CaaS

Ada banyak alasan untuk mengadopsi CaaS sebagai strategi bisnis. Berikut adalah beberapa alasan paling umum perusahaan beralih ke CaaS.

  • Dukungan DevOps: CaaS mungkin sangat tepat untuk menyediakan dukungan bagi proses pengembangan. CaaS memungkinkan pengguna dengan cepat dan mudah menyiapkan lingkungan virtual untuk pengembangan dan pengujian. Ide dapat berpindah dengan cepat melalui proses DevOps dan memberikan hasil sebagai aplikasi web, berkat alat pengembang yang disediakan melalui CaaS.
  • Analisis big data: Salah satu hal yang disukai organisasi dari CaaS adalah caranya membantu perusahaan manfaatkan sumber daya komputasi online untuk mengolah kumpulan data besar dengan harapan mendapatkan insight yang produktif. Alat analisis data membantu memecah analisis big data menjadi aset yang lebih mudah dikelola.
  • Pemulihan bencana: CaaS digunakan terutama untuk membuat sistem pencadangan yang dapat disimpan dengan aman di cloud jika pemulihan bencana diperlukan. Dengan demikian, setiap sistem yang mengalami kegagalan dapat dengan mudah diganti dengan sistem cadangan, dan alur kerja normal dapat terhindar dari gangguan.
  • Machine learning: Dengan daya komputasi besar yang didukung oleh CaaS, aplikasi machine learning dapat mendukung model machine learning yang kompleks. Platform cloud menyediakan akses mudah ke berbagai alat, templat, dan tutorial machine learning.
  • Layanan yang dapat diperluas: Perusahaan terkadang mengalami periode puncak permintaan komputer. Saat mengalaminya, misalnya saat program diskon liburan, CaaS memungkinkan mereka melakukan penyeimbangan beban dengan cepat untuk meningkatkan layanan guna mengatasi lonjakan lalu lintas dan menskalakan layanan kembali setelah periode puncak berakhir.
  • Hosting situs web: Organisasi yang ingin menghosting situs web pada infrastruktur cloud adalah contoh penggunaan umum lainnya untuk CaaS, yang memungkinkan penskalaan sederhana berdasarkan lalu lintas situs web.
  • Dukungan IoT: Dunia sekarang dipenuhi dengan perangkat canggih yang didukung oleh kemampuan Internet of Things (IoT). Perangkat IoT bergantung pada CaaS untuk membantu menjalankan pemrosesan data yang berat tanpa membebani daya komputasi lokal perangkat.
  • Manajemen biaya: Contoh penggunaan paling populer untuk CaaS mungkin adalah pengoptimalan biaya cloud. Model harga untuk CaaS (yaitu, hanya membayar untuk sumber daya komputasi yang Anda gunakan) menarik bagi berbagai perusahaan yang ingin menghindari pengeluaran besar terkait perangkat keras.

Penyedia CaaS terkemuka

Banyak perusahaan yang menawarkan layanan ini, masing-masing dengan perspektif tersendiri tentang CaaS:

  • Layanan Komputasi AWS: Amazon Web Services mengelola layanannya sendiri yang terkait dengan berbagai tujuan agar dapat menawarkan berbagai layanan cloud kepada pengguna. Misalnya, Amazon Elastic Container Service (ECS) menggunakan Docker Engine untuk meniru fungsi Kubernetes, sementara Amazon Elastic Kubernetes Service (EKS) menawarkan solusi Kubernetes terkelola yang mendukung portabilitas dan membantu pengguna menjalankan klaster Kubernetes melalui pusat data lokal.
  • Microsoft Windows: Selama bertahun-tahun, Microsoft Windows telah menyajikan versi CaaS-nya sendiri, yang dipasarkan dengan nama Windows as a Service (WaaS). Dengan model langganan berbasis cloud, pengguna dapat mengakses OS Windows yang canggih dan pembaruan yang relevan. Microsoft juga menawarkan layanan serupa bagi pengguna Microsoft Azure.
  • VMware: VMware adalah penyedia cloud lain yang menawarkan banyak sumber daya komputasi, layanan web, dan layanan penyimpanan—banyak di antaranya yang melibatkan CaaS. VMware Cloud Services, misalnya, dapat digunakan dengan berbagai infrastruktur.

Solusi terkait

Paket gratis IBM Cloud 

Buat akun IBM Cloud gratis Anda dan akses lebih dari 40 produk yang selalu gratis, termasuk API IBM Watson.

Membuat akun
IBM Cloud  

IBM Cloud adalah platform cloud perusahaan yang dirancang untuk industri teregulasi, serta menyediakan solusi hybrid, aman, dan kompatibel dengan AI.

Jelajahi solusi cloud
Layanan Konsultasi Cloud 

Dapatkan kemampuan baru dan dorong ketangkasan bisnis dengan layanan konsultasi cloud IBM. Temukan cara menciptakan solusi dengan berkreasi bersama, mempercepat transformasi digital, dan mengoptimalkan kinerja melalui strategi hybrid cloud dan kemitraan pakar.

Layanan cloud
Ambil langkah selanjutnya

Dapatkan potensi penuh AI dan hybrid cloud dengan platform IBM yang aman dan dapat diskalakan. Mulai dengan menjelajahi solusi siap AI kami atau buat akun gratis untuk mengakses produk dan layanan yang selalu gratis.

  1. Jelajahi solusi AI IBM Cloud
  2. Buat akun IBM Cloud gratis