Apa itu ketahanan iklim?

Bangunan modern dengan tanaman merambat ke atas

Apa itu ketahanan iklim?

Ketahanan iklim mengacu pada kemampuan ekosistem, masyarakat atau bisnis untuk mengantisipasi, mempersiapkan, dan menanggapi dampak perubahan iklim. Hal ini dibangun dengan memahami risiko dan kerentanan terkait iklim dan menerapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengelola risiko-risiko ini secara efektif.

Sistem tahan iklim mampu mempertahankan fungsi-fungsi penting sambil beradaptasi dengan kondisi baru yang disebabkan oleh iklim. Strategi dan tindakan yang digunakan untuk mencapai ketahanan ini mungkin termasuk memperkuat sistem alami, diversifikasi rantai pasokan atau berinvestasi dalam infrastruktur dan teknologi yang tangguh. Tujuan ketahanan iklim adalah untuk mendukung masyarakat dan operasi bisnis sehingga mereka dapat lebih tahan terhadap perubahan kondisi baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Bagaimana sejarah ketahanan iklim?

Konsep ketahanan iklim muncul pada akhir abad ke-20, bertepatan dengan meningkatnya kesadaran akan pemanasan global dan potensi dampaknya.

Gerakan ini mendapatkan momentum pada tahun 1990-an dan 2000-an dengan dibentuknya Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim dan Protokol Kyoto, yang mengakui perlunya adaptasi terhadap dampak perubahan iklim. Perjanjian Paris 2015, yang menyerukan tindakan segera dan menetapkan tujuan global baru untuk memerangi perubahan iklim, semakin menekankan pentingnya meningkatkan kapasitas adaptasi dan memperkuat ketahanan.

Seiring berjalannya waktu, ketahanan iklim telah berkembang dari sekadar konsep ilmiah menjadi bagian penting dari proses pengambilan keputusan di berbagai sektor, termasuk pembuatan kebijakan dan operasi bisnis.

Mixture of Experts | 12 Desember, episode 85

Decoding AI: Rangkuman Berita Mingguan

Bergabunglah dengan panel insinyur, peneliti, pemimpin produk, dan sosok kelas dunia lainnya selagi mereka mengupas tuntas tentang AI untuk menghadirkan berita dan insight terbaru seputar AI.

Mengapa ketahanan terhadap perubahan iklim penting?

Membangun ketahanan iklim sangat penting untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Menurut Laporan Penilaian Keenam Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC), suhu rata-rata Bumi telah meningkat sekitar 1,1°C (33,98°F) sejak masa pra-industri akibat pemanasan global.1 Peningkatan suhu ini menyebabkan meningkatnya variabilitas dalam pola iklim dan bahaya iklim yang lebih sering dan parah, termasuk peristiwa cuaca ekstrem, gelombang panas, kebakaran hutan, dan kenaikan permukaan laut.

Kondisi iklim yang berubah ini menimbulkan ancaman signifikan terhadap ekosistem, keanekaragaman hayati, dan mata pencaharian masyarakat. Misalnya, mereka mengganggu ketahanan pangan, rantai pasokan air, dan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah yang sering kali paling rentan terhadap dampak perubahan iklim. Oleh karena itu, membangun ketahanan dalam menghadapi krisis iklim sangat penting untuk manajemen dan pengurangan risiko, serta untuk mendukung keberlanjutan sistem alam dan masyarakat.

Apa yang bisa dicapai ketahanan iklim?

Upaya untuk membangun komunitas dan operasi bisnis yang tahan iklim dapat membantu dengan beberapa tujuan utama:

Mengurangi kerentanan

Dengan mengantisipasi dan mempersiapkan diri terhadap dampak perubahan iklim, masyarakat dan sistem dapat mengurangi kerentanan mereka terhadap risiko dan bahaya terkait iklim.

Kapasitas adaptif yang lebih besar

Strategi ketahanan iklim membantu membangun kapasitas masyarakat, ekosistem, dan ekonomi untuk beradaptasi dengan perubahan kondisi dan pulih dari guncangan terkait iklim.

Kontinuitas fungsi penting

Sistem yang tangguh mampu mempertahankan layanan dan fungsi penting, seperti produksi makanan, pasokan air, dan perawatan kesehatan, bahkan dalam menghadapi gangguan iklim.

Perlindungan lingkungan

Langkah-langkah ketahanan iklim dapat membantu melindungi infrastruktur penting, seperti bangunan, jalan, dan jaringan listrik. Mereka juga dapat melindungi sistem alam seperti hutan, lahan basah dan daerah pesisir.

Peningkatan keberlanjutan

Dengan mengurangi dampak perubahan iklim dan memungkinkan adaptasi, ketahanan iklim berkontribusi pada keberlanjutan jangka panjang masyarakat, ekonomi, dan ekosistem.

Mencapai tujuan global

Membangun ketahanan iklim sangat penting untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan target global lainnya yang terkait dengan pengurangan kemiskinan, ketahanan pangan, dan keberlanjutan lingkungan.

Peningkatan ekuitas dan inklusi

Upaya ketahanan iklim dapat memprioritaskan kebutuhan dan perspektif masyarakat yang paling rentan dan terpinggirkan, mempromosikan pendekatan aksi iklim yang lebih adil dan inklusif.

Metode untuk membangun ketahanan iklim: Adaptasi dan mitigasi

Membangun ketahanan iklim memerlukan kombinasi strategi mitigasi dan adaptasi yang mengatasi penyebab dan akibat perubahan iklim.

Mitigasi mengacu pada upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, yang akan membatasi perubahan iklim di masa depan. Upaya-upaya ini termasuk beralih ke sumber energi terbarukan, meningkatkan efisiensi energi, dan mempromosikan praktik-praktik penggunaan lahan yang berkelanjutan.

Namun, adaptasi iklim berfokus pada penyesuaian terhadap dampak perubahan iklim saat ini dan yang diantisipasi, yang melibatkan:

  • Sistem peringatan dini yang memberikan peringatan tepat waktu untuk peristiwa cuaca ekstrem dan membantu ketahanan dan kesiapsiagaan masyarakat.
  • Peningkatan infrastruktur seperti tembok laut dan penghalang banjir yang dapat menahan cuaca ekstrem dan kenaikan permukaan laut.
  • Solusi berbasis alam, termasuk memulihkan dan melindungi ekosistem (seperti hutan bakau, lahan basah, dan hutan) yang menyediakan penyangga alami terhadap bahaya iklim dan mendukung keanekaragaman hayati.
  • Praktik pertanian yang cerdas iklim, seperti tanaman tahan kekeringan dan sistem irigasi hemat air, yang tahan terhadap perubahan pola iklim.

Membangun ketahanan iklim juga membutuhkan penilaian dan manajemen risiko yang menyeluruh. Proses ini dapat mencakup pelaksanaan penilaian kerentanan iklim, pengembangan rencana pengurangan risiko, dan pengintegrasian pertimbangan iklim ke dalam proses pengambilan keputusan.

Terakhir, membantu individu, masyarakat dan lembaga untuk memahami dan merespons risiko iklim sangat penting untuk membangun ketahanan. Proses ini dapat melibatkan pelatihan, pendidikan, dan inisiatif berbagi pengetahuan, serta kemitraan dan kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan.

Contoh strategi dan tindakan ketahanan iklim

Negara, komunitas lokal, dan perusahaan di seluruh dunia menerapkan berbagai strategi untuk membangun ketahanan iklim. Beberapa contohnya antara lain:

Rencana adaptasi nasional

Banyak negara sedang mengembangkan rencana adaptasi nasional (NAP) untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan kebutuhan dan strategi adaptasi, dan untuk mengintegrasikan ketahanan iklim ke dalam proses perencanaan pembangunan nasional. Misalnya, NAP Fiji mencakup relokasi masyarakat dari daerah dataran rendah, penguatan infrastruktur, dan promosi praktik pertanian berkelanjutan. Rencana aksinya mencerminkan kerentanan negara kepulauan tersebut terhadap naiknya permukaan air laut dan dampak perubahan iklim lainnya.

Perencanaan ketahanan lokal

Kota dan komunitas juga mengembangkan rencana ketahanan lokal untuk mengatasi risiko dan kerentanan iklim spesifik mereka.

Sebagai contoh, setelah kehancuran yang disebabkan oleh Badai Sandy pada tahun 2012, kota New York mengembangkan rencana ketahanan iklim yang komprehensif. Hal ini mencakup langkah-langkah seperti meningkatkan infrastruktur penting, melindungi daerah pesisir dari kenaikan permukaan laut dan mempersiapkan masyarakat untuk merespons panas yang ekstrem dan peristiwa cuaca lainnya. Demikian pula, California menawarkan sebuah perangkat alat bagi pemerintah daerah untuk menilai kerentanan iklim mereka dan menyusun strategi adaptasi yang tepat.

Ketahanan berbasis alam

Perusahaan dan organisasi semakin menyadari nilai dari solusi berbasis alam untuk membangun ketahanan iklim dan mengurangi risiko bencana alam. Sebagai contoh, perusahaan asuransi Swiss Re berinvestasi dalam restorasi lahan basah pesisir di Teluk Meksiko untuk mengurangi dampak gelombang badai dan banjir.

Ketahanan rantai pasokan

Perusahaan juga berupaya membangun ketahanan dalam rantai pasokan mereka, dengan mengenali potensi gangguan terkait iklim yang dapat memengaruhi operasi dan laba mereka. Ketahanan ini dapat melibatkan langkah-langkah seperti mendiversifikasi pemasok, meningkatkan transparansi rantai pasokan, dan berinvestasi dalam infrastruktur yang tangguh.

Tantangan dan keterbatasan ketahanan iklim

Upaya ketahanan iklim datang dengan berbagai tantangan. Perencanaan ketahanan yang efektif membutuhkan akses ke data iklim dan informasi iklim yang andal dan terkini. Namun, banyak daerah tidak memiliki sistem pemantauan dan pengamatan yang diperlukan dan kapasitas untuk menganalisis dan menggunakan data iklim untuk pengambilan keputusan.

Upaya perencanaan juga membutuhkan investasi yang signifikan dalam infrastruktur, teknologi, dan bidang lainnya. Tetapi banyak negara dan komunitas, terutama di kawasan berkembang, kekurangan sumber daya keuangan untuk menerapkan langkah-langkah ketahanan. Akibatnya, upaya ini menghadapi kekhawatiran tentang distribusi manfaat pembangunan ketahanan yang adil, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang sering menanggung beban dampak perubahan iklim.

Di luar data dan sumber daya keuangan, ketahanan iklim menghadapi tantangan ruang lingkup yang lebih luas. Pembicaraan mengenai ketahanan sering kali berfokus pada adaptasi perubahan iklim, tetapi ada pengakuan yang semakin besar akan perlunya perubahan transformatif yang lebih besar. Transformasi ini melibatkan pemikiran ulang terhadap sistem dan struktur yang ada untuk mengatasi akar masalah kerentanan iklim, dan bukan hanya mengatasi dampak perubahan iklim.

Solusi terkait
IBM Maximo Application Suite

Sederhanakan pemeliharaan, pemeriksaan, dan keandalan peralatan dan infrastruktur penting Anda dengan solusi manajemen siklus hidup aset terintegrasi IBM.

Jelajahi IBM Maximo Application Suite
Solusi keberlanjutan

Mulailah perjalanan keberlanjutan Anda hari ini dengan menghubungkan peta jalan strategis Anda dengan operasi sehari-hari.

Jelajahi solusi keberlanjutan
Layanan konsultasi ESG

Menetapkan strategi data ESG untuk mengoperasionalkan tujuan keberlanjutan dan meningkatkan transparansi.

Jelajahi Layanan Konsultasi ESG
Ambil langkah selanjutnya

Lengkapi pengembang dan ilmuwan data dengan data lingkungan dan insights yang didorong oleh AI untuk meningkatkan ketahanan iklim dan efisiensi bisnis.

  1. Jelajahi Environmental Intelligence
  2. Jelajahi solusi keberlanjutan