Investasi yang lebih cerdas pada karyawan dan bisnis Anda dengan perangkat lunak perencanaan tenaga kerja yang ditanamkan AI
Orang yang tepat membangun kesuksesan sebuah perusahaan. Temukan “orang yang tepat” dan strategi perencanaan jumlah karyawan yang tepat dengan perangkat lunak perencanaan tenaga kerja yang mendukung tujuan keuangan jangka panjang Anda. Platform IBM® Planning Analytics membantu menyelaraskan tujuan bisnis dengan rencana tenaga kerja dan strategi bakat, membuat Anda fokus pada elemen manusia.
Dilengkapi dengan insight tentang pendorong kinerja dan transparansi alur kerja, Anda dapat memperkuat kolaborasi antara sumber daya manusia, pemangku kepentingan, dan lini bisnis lainnya.
Pembaruan analitik dan insight secara real-time memungkinkan tim Anda merespons kebutuhan kepegawaian saat kebutuhan itu muncul dan menggunakan data tenaga kerja dengan cara yang lebih akurat dan proaktif. Menilai keahlian tenaga kerja yang tepat secara terus-menerus, menentukan kesenjangan tenaga kerja, dan mengevaluasi kebutuhan tenaga kerja di masa mendatang.
Mempertimbangkan pola dalam template perkiraan, seperti faktor musiman atau penataan ulang tenaga kerja. Langsung lihat dampaknya terhadap biaya tenaga kerja dan tujuan bisnis—semuanya dalam antarmuka yang mudah digunakan.
Konsultasikan dengan sumber kebenaran tunggal Anda untuk KPI tenaga kerja, kesenjangan bakat, dan tren kepegawaian. Menyesuaikan permintaan manajemen karyawan secara instan dengan metrik berdasarkan perubahan jumlah karyawan, lokasi, perencanaan kompensasi, produktivitas karyawan, retensi karyawan, dan gesekan.
Menghilangkan proses manual dengan AI bawaan membantu tim Anda mengoptimalkan pekerjaan dan meningkatkan efisiensi. Insight yang dihasilkan AI membantu tim Anda mengidentifikasi pola, memahami faktor pendorong perubahan tenaga kerja, memprediksi kebutuhan talenta, serta mendukung perencanaan suksesi—semuanya berbasis data historis Anda.
Dengan IBM® Planning Analytics, kami telah mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan laporan dari 7 hari menjadi hanya beberapa detik. Produktivitas kami telah meningkat sebesar 85% ”