Alokasi adalah proses pengalihan biaya overhead di seluruh organisasi. Satu perusahaan mungkin ingin mendistribusikan biaya di seluruh unit bisnis atau departemen. Perusahaan lain mungkin ingin menetapkan biaya untuk tiap produk atau proyek. Pada dasarnya, pendekatan yang paling cerdas untuk alokasi adalah dengan menetapkan biaya secara tepat ke area yang mendapatkan manfaat dari biaya tersebut.
Ketika organisasi mengalokasikan biaya, mereka mendapat manfaat dari laporan keuangan lebih akurat yang menunjukkan tingkat detail yang lebih besar. Dengan mengalokasikan biaya secara tepat, kita dapat melihat hasil profitabilitas yang sebenarnya dan membuat keputusan strategis berdasarkan hasil tersebut.
Hasil terperinci ini memberi organisasi kemampuan untuk menjawab pertanyaan seperti:
Buletin industri
Tetap terinformasi tentang tren industri yang paling penting—dan menarik—tentang AI, otomatisasi, data, dan di luarnya dengan buletin Think. Lihat Pernyataan Privasi IBM®.
Langganan Anda akan disediakan dalam bahasa Inggris. Anda akan menemukan tautan berhenti berlangganan di setiap buletin. Anda dapat mengelola langganan atau berhenti berlangganan di sini. Lihat Pernyataan Privasi IBM® kami untuk informasi lebih lanjut.
Ada empat frasa kunci yang terkait dengan alokasi, yaitu:
Bagaimana Anda melakukan alokasi? Pertama, Anda menghitung jumlah alokasi. Kami menggunakan pendorong untuk membantu menentukan persentase untuk menyebarkan biaya. Misalnya, sebuah perusahaan memiliki kantor dengan dua departemen yang berbeda. Alokasi yang sangat sederhana akan mengambil keseluruhan biaya kantor, membaginya menjadi dua, dan mengalokasikan separuhnya untuk setiap departemen. Dalam contoh ini, persentase alokasi adalah setengah. Setelah jumlahnya ditentukan, kita memposting entri jurnal untuk memindahkan jumlah yang dialokasikan ke dalam target dan menghapus jumlah tersebut dari sumbernya.
Ini adalah penjelasan alokasi yang sangat sederhana. Di dunia nyata, beberapa perusahaan mengambil pendekatan alokasi yang kompleks.
Salah satu klien Revelwood di industri layanan kesehatan meminta kami untuk membuat model alokasi untuk lingkungan IBM Planning Analytics mereka. Mereka ingin mengalokasikan serangkaian biaya produk berdasarkan wilayah dan kombinasi pelanggan. Organisasi ini memiliki beberapa kategori produk seperti produk komersial, produk Medicare, dan produk Medicaid.
Kami mengatasi tantangan ini dengan merancang model alokasi yang dapat ditambahkan ke dalam model perencanaan dan pelaporan yang sudah ada. Model baru memungkinkan perusahaan untuk menghitung persentase alokasi dengan menggunakan serangkaian metode. Metode ini meliputi:
Model alokasi Planning Analytics ini menggunakan proses dua langkah. Pertama, menghitung persentase alokasi. Selanjutnya, model menggunakan persentase yang telah dihitung untuk mengalokasikan biaya berdasarkan entitas, pelanggan, produk, wilayah, dan banyak lagi. Model ini menawarkan fleksibilitas kepada tim keuangan untuk menggunakan serangkaian pengeluaran independen yang dialokasikan dengan menggunakan berbagai pendorong dan pendekatan. Pendekatan unik ini memungkinkan tim untuk memisahkan alokasi menjadi beberapa bagian dan menganalisis detailnya selama proses berlangsung.
Pendekatan ini menghemat banyak waktu bisnis. Sebelum Planning Analytics, perusahaan menghabiskan waktu berhari-hari untuk membuat perhitungan alokasi di Excel. Dengan Planning Analytics, perusahaan sekarang dapat menyelesaikan proses ini dalam waktu sekitar empat menit.
Apakah Anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang alokasi dan model alokasi? Tonton webinar Revelwood tentang Alokasi dalam IBM Planning Analytics atau baca posting blog kami, Tip & Kiat IBM Planning Analytics: Alokasi dalam IBM Planning Analytics.
Ingin melihat bagaimana IBM Planning Analytics dapat membantu bisnis Anda? Kunjungi situs web untuk informasi lebih lanjut dan untuk mengakses uji coba gratis.
Alihdayakan solusi cloud untuk visibilitas dan skalabilitas yang lebih besar melalui layanan cloud terkelola.
Pantau infrastruktur IBM Power Anda dengan solusi SaaS yang fleksibel ini.
Mengatur pengeluaran cloud sekaligus menjaga kinerja aplikasi dengan alat optimalisasi biaya cloud yang dapat diotomatisasi.