Analisis data besar adalah penggunaan teknik analisis canggih terhadap kumpulan data besar yang sangat besar dan beragam yang mencakup data terstruktur, semi-terstruktur, dan tidak terstruktur, dari berbagai sumber, dan dalam berbagai ukuran mulai dari terabyte hingga zettabyte.
Apa sebenarnya big data itu? Ini dapat didefinisikan sebagai kumpulan data yang ukuran atau tipenya di luar kemampuan database relasional tradisional untuk menangkap, mengelola, dan memproses data dengan latensi rendah. Karakteristik big data meliputi volume tinggi, kecepatan tinggi, dan variasi tinggi. Sumber data menjadi lebih kompleks dibandingkan data tradisional karena didorong oleh kecerdasan buatan (AI), perangkat seluler, media sosial, dan Internet of Things (IoT). Misalnya, berbagai jenis data berasal dari sensor, perangkat, video/audio, jaringan, file log, aplikasi transaksional, web, dan media sosial — sebagian besar dihasilkan secara real-time dan dalam skala yang sangat besar.
Dengan analitik big data, Anda pada akhirnya dapat mendorong pengambilan keputusan yang lebih baik dan lebih cepat, pemodelan dan prediksi hasil di masa depan, serta peningkatan intelijen bisnis. Saat Anda membangun solusi big data, pertimbangkan perangkat lunak sumber terbuka seperti Apache Hadoop, Apache Spark, dan seluruh ekosistem Hadoop sebagai alat pemrosesan dan penyimpanan data yang fleksibel dan hemat biaya yang dirancang untuk menangani volume data yang dihasilkan saat ini.
Bisnis dapat mengakses data dalam jumlah besar dan menganalisis berbagai macam sumber data untuk mendapatkan wawasan baru dan mengambil tindakan. Mulailah dalam skala kecil untuk menangani data dari catatan historis dan secara real-time.
Alat pemrosesan dan penyimpanan data yang fleksibel dapat membantu organisasi menghemat biaya dalam menyimpan dan menganalisis data dalam jumlah besar. Temukan pola dan wawasan yang membantu Anda mengidentifikasi melakukan bisnis dengan lebih efisien.
Menganalisis data dari sensor, perangkat, video, log, aplikasi transaksional, web, dan media sosial memberdayakan organisasi untuk menjadi berbasis data. Mengukur kebutuhan pelanggan dan potensi risiko dan menciptakan produk dan layanan baru.