Apa itu tim biru?

Penyusun

Teaganne Finn

Staff Writer

IBM Think

Amanda Downie

Staff Editor

IBM Think

Apa itu blue team?

Blue team adalah tim keamanan TI internal yang ada untuk mempertahankan diri dari serangan siber, termasuk red team, yang dapat mengancam organisasi Anda dan memperkuat postur keamanannya.

Tugas blue team adalah melindungi aset organisasi dengan memahami tujuan bisnisnya dan terus meningkatkan langkah-langkah keamanannya.

Tujuan blue team meliputi:

1. Mengidentifikasi dan memitigasi kerentanan dan potensi insiden keamanan melalui analisis jejak digital dan analisis intelijen risiko.

2. Melakukan audit keamanan secara berkala seperti DNS (server nama domain), respons insiden, dan pemulihan.

3. Mendidik seluruh karyawan tentang potensi ancaman siber.

Apakah tim Anda akan mampu mendeteksi zero-day berikutnya tepat waktu?

Bergabunglah dengan para pemimpin keamanan yang mengandalkan Buletin Think untuk berita yang dikurasi tentang AI, keamanan siber, data, dan otomatisasi. Pelajari dengan cepat dari tutorial pakar dan penjelas—dikirimkan langsung ke kotak masuk Anda. Lihat Pernyataan Privasi IBM®.

Langganan Anda akan disediakan dalam bahasa Inggris. Anda akan menemukan tautan berhenti berlangganan di setiap buletin. Anda dapat mengelola langganan atau berhenti berlangganan di sini. Lihat Pernyataan Privasi IBM® kami untuk informasi lebih lanjut.

https://www.ibm.com/id-id/privacy

Bagaimana cara kerja blue team?

Cara terbaik untuk menggambarkan cara kerja blue team adalah dengan analogi tim sepak bola. Blue team, yang terdiri dari para profesional keamanan siber organisasi Anda, adalah garis pertahanan organisasi Anda terhadap semua potensi ancaman, seperti serangan phishing dan aktivitas yang mencurigakan.

Salah satu langkah pertama dalam pekerjaan blue team, atau garis pertahanan, adalah memahami strategi keamanan organisasi. Langkah ini sangat penting untuk mengumpulkan data yang diperlukan untuk menyusun rencana pertahanan terhadap serangan dunia nyata.

Sebelum rencana pertahanan, blue team akan mengumpulkan semua informasi mengenai area mana saja yang membutuhkan perlindungan dan melakukan penilaian risiko. Selama periode pengujian ini, blue team akan mengidentifikasi aset-aset penting dan mencatat pentingnya masing-masing aset tersebut, bersama dengan audit DNS dan pengambilan sampel lalu lintas jaringan. Setelah tim mengidentifikasi aset tersebut, mereka dapat melakukan penilaian risiko untuk mengidentifikasi ancaman terhadap setiap aset dan mengungkap kelemahan atau masalah konfigurasi yang terlihat. Dalam tim sepak bola, penilaian ini mirip dengan ketika pelatih dan pemain mendiskusikan permainan sebelumnya, apa yang berjalan dengan baik dan apa yang salah.

Setelah penilaian selesai, blue team menerapkan langkah-langkah keamanan, seperti mendidik karyawan lebih lanjut tentang prosedur keselamatan dan memperkuat aturan kata sandi. Menerapkan langkah-langkah keamanan itu seperti merancang cara bermain baru untuk menguji seberapa baik cara tersebut berjalan dalam sepak bola. Setelah menetapkan rencana pertahanan, peran blue team adalah menanamkan alat pemantauan yang dapat mendeteksi tanda-tanda intrusi, menyelidiki peringatan, dan merespons aktivitas yang tidak biasa.

Skill dan alat kerja blue team

Blue team akan menggunakan berbagai tindakan pencegahan dan intelijen ancaman yang berbeda untuk mulai memahami cara melindungi jaringan dari serangan siber dan memperkuat postur keamanan secara keseluruhan.

Anggota blue team harus terus mencari potensi kerentanan dan menguji langkah-langkah keamanan yang ada terhadap ancaman yang baru dan yang berkembang. Lihat beberapa keterampilan dan alat yang harus dimiliki oleh anggota blue team:

Memahami keamanan siber 

Anggota blue team harus memiliki pemahaman dasar tentang beberapa konsep keamanan siber, seperti firewall, phishing, arsitektur jaringan aman, penilaian kerentanan, dan pemodelan ancaman.

Memperoleh pengetahuan tentang sistem operasi

Anggota tim biru harus memiliki pemahaman mendalam tentang sistem operasi, seperti Linux, Windows, dan macOS.

Membuat rencana respons insiden

Sangat penting untuk bersiap kapan dan jika suatu insiden terjadi. Anggota tim biru harus memiliki skill dalam mengembangkan dan melaksanakan rencana respons darurat.

Keahlian dalam alat keamanan

Kecakapan dalam menggunakan alat keamanan, seperti firewall dan sistem deteksi/pencegahan intrusi (IDS/IPS), serta perangkat lunak antivirus dan sistem SIEM. Sistem SIEM melakukan pencarian data secara real-time untuk menyerap aktivitas jaringan. Selain itu, sistem ini dapat menginstal dan mengonfigurasi perangkat lunak keamanan titik akhir.

Membangun perhatian terhadap detail

Peran blue team adalah fokus pada ancaman tingkat tinggi dan teliti dalam teknik deteksi dan respons.

Solusi terkait
IBM X-Force

Tim peretas, penanggap, peneliti, dan analis yang berpusat pada ancaman IBM X-Force membantu melindungi organisasi Anda dari ancaman global.

    Jelajahi IBM X-Force
    Solusi pendeteksian dan respons ancaman

    Solusi deteksi dan respons ancaman IBM memperkuat keamanan Anda dan mempercepat deteksi ancaman.

      Jelajahi solusi deteksi ancaman
      Layanan Keamanan Ofensif X-Force Red

      IBM X-Force Red menggunakan taktik ofensif untuk mengungkap ancaman dan membantu organisasi memperbaiki kerentanan.

      Jelajahi layanan keamanan ofensif
      Ambil langkah selanjutnya

      Pelajari bagaimana IBM X-Force Red menggunakan taktik ofensif untuk menemukan ancaman dan membantu organisasi memperbaiki kerentanan.

      Jelajahi layanan keamanan ofensif Jadwalkan sesi penemuan dengan X-Force