Bagaimana IBM® Cloud VPC mengubah platform dan infrastruktur jaminan mutunya dengan menggunakan layanan IBM® Cloud

Ilustrasi digital kubus dan blok dengan ikon di atas seperti dasbor dan jendela

Tim IBM® Cloud Virtual Private Cloud (VPC) menggunakan kerangka kerja jaminan kualitas yang komprehensif untuk menstandardisasi pengembangan dan pelaksanaan kasus uji, mengelola pelaporan hasil, serta menangani pelacakan dan proses triase isu secara efisien.

Setiap hari, tim menjalankan lebih dari 77.000 rangkaian pengujian di berbagai lingkungan, termasuk semua wilayah produksi. Untuk mendukung skala operasional ini, baik developer maupun tester membutuhkan kerangka kerja yang kuat dan andal, serta mampu menjalankan pengujian secara berkelanjutan. Hasil pengujian ini harus disimpan untuk keperluan kepatuhan dan disediakan secara mudah melalui dasbor, sehingga memungkinkan penilaian cepat dan efektif terhadap kualitas sistem secara keseluruhan.

Setelah mengevaluasi berbagai solusi lokal dan cloud-host, tim memutuskan untuk mengejar transformasi cloud-native sepenuhnya, memanfaatkan layanan IBM® Cloud. Perubahan strategis ini tidak hanya menyederhanakan infrastruktur yang mendasarinya dan mengurangi upaya pemeliharaan, tetapi juga meringankan beban operasional tim jaminan kualitas. Sebagai hasilnya, transformasi mengungkapkan peluang untuk optimalisasi sumber daya dan penghematan biaya.

Tantangannya: Infrastruktur yang dihosting, kompleks, dan mahal untuk kerangka kerja jaminan kualitasnya

Tim IBM® Cloud VPC QA awalnya mengandalkan infrastruktur besar dan kompleks yang terdiri dari banyak alat khusus, server, dan komponen jaringan. Mendukung lingkungan ini membutuhkan banyak pakar di berbagai domain teknis, sehingga mahal dan sulit untuk dipelihara.

Lingkungan QA lengkap ini dihosting di IBM® Cloud VPC Virtual Servers (VSI), seperti yang diilustrasikan dalam diagram:

Gambaran umum dasbor yang menampilkan arsitektur

Untuk memodernisasi dan menyederhanakan operasi, tim memigrasikan sistem QA mereka ke layanan IBM® Cloud. Tim tersebut beralih dari file server ke IBM® Cloud Object Storage, memindahkan database ke layanan PostgreSQL dan Elasticsearch yang dikelola, serta mengganti sistem orkestrasi internal dengan pipeline otomasi berbasis Tekton. Perubahan ini memungkinkan lebih dari 77.000 pengoperasian otomatis setiap hari tanpa mempertahankan infrastruktur mereka sendiri. Mereka juga merefaktorisasi kerangka kerja QA menjadi layanan mikro kontainer yang berjalan pada klaster Kubernetes yang tangguh.

Secara keseluruhan, transformasi mengurangi kompleksitas, menurunkan tuntutan pemeliharaan, dan memberikan arsitektur QA cloud-native yang dapat diskalakan. 

Berikut adalah arsitektur barunya:

Gambaran umum dasbor yang menampilkan arsitektur

Hasil: Arsitektur yang lebih sederhana, efisien, dan minim upaya operasional.

Sebagai hasil dari transformasi ini, tim infrastruktur jaminan kualitas (QA) terbebas dari beban operasional besar yang sebelumnya timbul akibat pengelolaan lingkungan yang luas dan kompleks. Perubahan ini telah memungkinkan tim untuk memfokuskan kembali upayanya untuk meningkatkan dan mengembangkan kerangka kerja internal.

Pergeseran ke model cloud-native juga memunculkan inefisiensi dalam desain dan eksekusi pengujian, yang mengarah pada peningkatan pemanfaatan sumber daya dan pengoptimalan biaya. Sebelumnya, karena visibilitas terbatas ke dalam konsumsi sumber daya, beberapa tim membuat beberapa aset redundan, yang seringkali tidak dinonaktifkan dengan benar setelah eksekusi pengujian.

Dengan memanfaatkan kemampuan penagihan serta pelaporan penggunaan dari IBM® Cloud, setiap tim kini memiliki visibilitas yang jelas terhadap konsumsi sumber daya dan biaya yang terkait, sehingga mendorong budaya akuntabilitas dan pengelolaan sumber daya yang efisien.

Transformasi ini mengurangi keseluruhan infrastruktur dan biaya pengujian tambahan hampir sepertiga.

Tim infrastruktur QA beranggotakan 6 orang sekarang mengelola sekitar 80 pipeline, sementara juga mendukung tim pilar lain yang mengoperasikan 90 pipeline. Kebutuhan akan personel yang secara khusus didedikasikan untuk pemeliharaan infrastruktur telah berhasil dihilangkan. Selain itu, kebutuhan keterampilan teknis untuk mengelola dan mengoperasikan sistem telah mengalami pergeseran signifikan, kini lebih selaras dengan kompetensi yang dimiliki oleh pengembang VPC pada umumnya. Keahlian tingkat lanjut di bidang jaringan, sistem operasi, dan administrasi basis data tidak lagi diperlukan.

IBM® Cloud VPC sebagai pengguna pertama

Dengan secara aktif mengadopsi layanan IBM® Cloud secara internal, organisasi tidak hanya memvalidasi ketahanan dan keandalan teknologinya sendiri tetapi juga mempercepat kematangan dan kesiapan mereka untuk penggunaan perusahaan yang lebih luas.

Adopsi internal ini memberikan masukan nyata dari penggunaan di dunia nyata yang berharga, mendorong perbaikan berkelanjutan, meningkatkan ketahanan sistem, serta memastikan solusi benar-benar siap untuk kebutuhan enterprise—sehingga IBM® dapat lebih baik memenuhi kebutuhan klien yang terus berkembang.

Memodernisasi aplikasi yang sudah ada dengan hybrid cloud dan AI

Mulai Membangun dengan IBM® Cloud Documentation

Jelajahi Pusat Arsitektur IBM® Cloud

Rossella De Gaetano

Distinguished Engineer, IBM Cloud, VPC Release Engineering, Master inventor

IBM

Soumyanil Banerjee

Product Manager, Platform Automation

IBM Cloud